fbpx

Kwarda Aceh Selenggarakan Seminar Minat Santri Terhadap Gerakan Pramuka

Banda Aceh – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh Cq. Pusat Penelitian dan Pengembangan Daerah (Puslitbangda) Gerakan Pramuka Aceh menyelenggarakan Seminar dengan topik “Minat Santri Terhadap Kegiatan Pramuka di Pesantren (Dayah) dalam Provinsi Aceh”, Senin 21 Desember 2020 di Banda Aceh.


Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Aceh, H. Muzakir Manaf yang dalam kesenpatan ini diwakilkan oleh Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Aceh, Ir. H. Djufri Efendi M.Si mangatakan, bahwa seminar hari ini sebagai bagian lanjutan dari agenda penelitian yang sedang dilakukan oleh Pusat penelitian dan pengembangan Daerah (Puslitbangda) Aceh yang dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu. Penelitian mengambil sampel di sejumlah pesantren dalam provinsi Aceh. Sementara penelitian itu untuk melihat Minat Santri Terhadap Kegiatan Pramuka di Pesantren (Dayah) dalam Provinsi Aceh.

“Kita berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi kuat untuk proses pendidikan kepramukaan di Pesantren, khususnya di Aceh” ujar kak Djufri
Seminar yang bertujuan untuk mensinergikan hasil penelitian Puslitbang Kwarda Aceh tersebut turut terlibat sejumlah pihak, yakni Akademisi, Pimpinan Pesantren, Pembina Pramuka di Pesantren, Satuan Komunitas Pramuka Pesantren, dan utusan dari Kwarcab Se-Aceh.

Kegiatan bersifat akademik itu merupakan rangkaian dari project penelitian yang baru – baru ini dilaksanakan oleh Kwarda Aceh untuk mengupas hasil dari objek dilapangan yang sudah ditabulasikan oleh Tim Peneliti di Puslitbang Kwarda Aceh.
Para Peneliti yang bernaung di Puslitbang Kwarda Aceh sebagai lembaga integral dalam tubuh organisasi kepanduan itu dipimpin oleh DR. H. Made Jakfar Abdullah dengan beranggotakan 7 orang itu tengah menyelesaikan penelitian.


“Hasil penelitian ini akan dibukukan dan segera kita kirim ke lembaga terkait di Aceh serta Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Jakarta” Ujar DR H Made Jakfar Abdullah. (sd)

Teks: Zhafir Fahmi, Puslitbangda Aceh
Foto: Humas Kwarda Aceh.

Leave a Reply